Setelah di Banten, Kepengurusan Perindo Jateng Resmi Dibentuk

0 komentar


Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo
SEMARANG - Pengurus organisasi masyarakat Persatuan Indonesia (Perindo) Jateng sudah resmi dibentuk. Pembentukan kepengurusan itu merupakan yang ketiga, setelah Banten dan Bandung. 

Peresmian ditandai dengan dilantiknya susunan pengurus Perindo Jateng yang diketuai Siswadi Selodipuro oleh Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo di Kampung Tambak Lorok Semarang.

Harry mengatakan dibentuknya pengurusan tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat di berbagai bidang.

"Perindo dibentuk dalam rangka keprihatinan terhadap situasi Indonesia saat ini yang membutuhkan perubahan di berbagai bidang. Indonesia banyak masyarakat buruh, tani dan nelayan yang perlu dibantu," ungkap Hary dalam sambutannya, Sabtu (14/3/2013).

Hary menegaskan, ormas yang didirikannya juga ingin menjadi bagian dalam membantu mencetak kader-kader yang dibutuhkan oleh Indonesia, seperti politisi, pengusaha maupun profesional.

"Intinya Perindo ingin melakukan sesuatu bagi masyarakat baik itu dalam bentuk bakti sosial atau mencetak kader-kader yang dibutuhkan oleh bangsa ini," papar Bos MNC Group tersebut.

Hary berpesan agar Perindo Jateng dapat membantu masyarakat dengan kegiatan-kegiatan spontanitas seperti bakti sosial.

"Khusus untuk Jawa Tengah perlu dilakukan bantuan sosial seperti pembagian sembako. Selain itu bisa bantuan dibidang kesehatan seperti sunatan masal serta bantuan dibidang pendidikan," ungkap Harry.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula dua unit alat pencacah ikan, serta pembagian sembako gratis kepada ratusan warga Tambak Lorok Semarang. 

Sumber: news okezone.com

Paguyuban Petani Tebu Blora dan Rawa Cinde Gabung Perindo Jateng

0 komentar

Petani-tebu-Blora-Gabung-Perindo.jpg
Tribun Jateng/M Zainal Arifin
Perwakilan Paguyuban Petani Tebu Kabupaten Blora membacakan ikrar untuk bergabung dengan Perindo Jateng.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Paguyuban Petani Tebu Kabupaten Blora berikrar bergabung dengan Persatuan Indonesia (Perindo) saat deklarasi Perindo Jateng di Tambaklorok, Semarang, Jateng, Sabtu (13/04/2013).

Pegucapan ikrar disaksikan Ketua DPP Perindo, Hary Tanoe (HT) beserta jajaran pengurus DPP, seluruh Pengurus DPW Perindo Jateng, dan ribuan pendukung Perindo dari 35 kabupaten/kota di Jateng yang hadir dalam deklarasi Perindo Jateng.

Selain paguyuban petani tebu Kabupaten Blora, puluhan orang yang mengatasnamakan Gelora Warga Cinta Desa (Rawa Cinde) juga ikut menyatakan ikrar bergabung dengan Perindo.

Pernyataan ikrar itu kemudian diakhiri dengan penyematan kaus Perindo kepada seluruh anggota Paguyuban Petani Tebu Kabupaten Blora dan Rawa Cinde. (Nal)
Sumber: Tribun Jateng

Sunarwi dan Machroes Gabung Perindo Jateng

0 komentar



image
Ketua Perindo Jateng Siswadi Selodipoero mengangkat bendera Perindo yang diserahkan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibyo, Sabtu (13/4). (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Organisasi kemasyarakatan Persatuan Indonesia (Perindo) Jateng resmi dideklarasikan di kampung nelayan Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Sabtu (13/4).
Deklarasi yang dilakukan langsung Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibyo (HT) disambut meriah sekitar 500 orang masyarakat nelayan Tambaklorok dan perwakilan Perindo kabupaten / kota se-Jateng.
Ketua DPRD Kabupaten Pati Sunarwi, Wakil Bupati Blora Abu Nafi, dan mantan Bupati Pemalang HM Machroes turut dilantik dalam kepengurusan Perindo Jateng. Adapun, Ketua Perindo Jateng yang dikukuhkan ialah Siswadi Selodipoero, sedangkan sekretarisnya Eret Hartanto.
Menurut Siswadi, bergabungnya tokoh berpengaruh ini memberikan nilai positif bagi Perindo. Ormas ini merupakan tempat mengabdi dan berbakti yang paling tepat.
"Dari tempat yang berbau ikan ini, Perindo siap membangun perubahan bagi Indonesia," katanya dalam sambutannya saat deklarasi.
Dalam kesempatan itu, HT membantu alat pengeringan ikan asin, alat pemecah tulang ikan untuk pakan ternak, serta membagikan 1.000 paket sembako. Ketua Dewan Pertimbangan Hanura ini juga berencana membangun SPBU jenis solar untuk nelayan Tambaklorok.
Sementara itu, Hary Tanoesoedibyo mengatakan, Perindo ini muncul berawal dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang belum sejahtera. Karenanya, ormas melakukan kegiatan sosial dalam berbagai bidang karena bangsa Indonesia belum berubah.
"Masih banyak yang menanti perhatian seperti masyarakat tani, nelayan, dan pengusaha kecil. Perindo ini dilahirkan untuk berbuat sesuatu demi masyarakat," tandasnya.

Sumber:

Perindo Akan Bangun Bank Perkreditan Rakyat Berbunga Murah

0 komentar


Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo
SEMARANG - Organisasi masyarakat Persatuan Indonesia (Perindo) berencana membangun Bank Perkreditan Rakyat. Sesuai namanya bank ini akan dibangun untuk rakyat, seperti usaha kecil, buruh dan petani.

"Marginnya 50% lebih murah dari bank pemerintah. Karena ini kegiatan sosial margin hanya untuk menutupi biaya operasional saja," kata Hary Tanoesoedibjo, dalam acara Kuliah Umum di Kampus IAIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2013).

Seperti diketahui pembiayaan dari bank-bank selama ini untuk usaha kecil justru dipatok dengan bunga mencekik leher. Maklum usaha kecil dinilai memiliki resiko lebih tinggi dibanding usaha korporasi yang bisa tawar menawar bunga.

Sekadar gambaran, industri perbankan saat ini mematok bunga sekitar 2%-3% per bulan. Berdasarkan penelitian Bank Indonesia pelaku usaha mikro masih menanggung beban suku bunga pinjaman bank kredit mikro sekitar 30% per tahun. Bandingkan dengan pinjaman untuk korporasi yang bisa berkisar antara 8%-11% per tahun.

Hary menjelaskan, penyaluran pembiayaan tersebut selain langsung, juga melalui koperasi-koperasi. Seperti koperasi buruh, nelayan dan tani. Dia bilang koperasi-koperasi saat ini harus terus didorong untuk performa terbaik untuk kesejahteraan anggota koperasi itu dan lingkungannya. 

Tak berhenti disitu Perindo juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan. Kegiatan sosial ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat bawah. 

Menurut Hary program ini bisa terus berkelanjutan untuk membantu masyarakat. "Kami tidak akan pernah berhenti untuk membuat terobosan-terobosan untuk rakyat," kata Hary.

Seperti diketahui, Pria yang belum genap 48 tahun tersebut baru saja mengakuisisi 30% saham Bank ICB Bumi Putera Tbk (BABP) melalui MNC Kapital Tbk (BCAP). Perjanjian jual beli beli tersebut diteken 2 April lalu..

Sumber: news okezone.com 


Ormas Perindo Berencana Dirikan BPR

 

Sumber:  http://www.antarakalbar.com/berita/311987/ormas-perindo-berencana-dirikan-bpr


Perindo Bakal Dirikan BPR

Hary Tanoesoedibjo

Skalanews - Tingginya bunga kredit membuat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Persatuan Indonesia (Perindo) prihatin. Atas dasar itulah, ormas besutan Hary Tanoesoedibjo ini bakal mendirikan bank perkreditan rakyat (BPR) yang diperuntukkan bagi usaha kecil, buruh dan petani dengan 'margin' lebih murah.

"'Margin--nya 50 persen lebih murah dari bank pemerintah. Karena ini kegiatan sosial maka margin hanya untuk menutupi biaya operasional saja," kata Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/4).

Penyaluran pembiayaan itu, menurut dia, selain diberikan langsung juga melalui koperasi-koperasi, seperti koperasi buruh, nelayan dan petani. ia menjelaskan, koperasi yang ada di Indonesia harus terus didorong agar menghasilkan performa terbaik bagi kesejahteraan anggotanya dan lingkungan sekitar.
"Kami tidak akan pernah berhenti untuk membuat terobosan-terobosan untuk rakyat," kata Hary yang saat ini duduk sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

Usaha kecil, dinilai dia, memiliki risiko lebih tinggi dibanding usaha korporasi yang bisa tawar menawar bunga. Perindo, menurut Hary, akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Dalam rilis tersebut diberikan gambaran bahwa industri perbankan saat ini mematok bunga sekitar 2-3 persen per bulan. Lalu berdasarkan penelitian Bank Indonesia bahwa pelaku usaha mikro masih menanggung beban suku bunga pinjaman bank kredit mikro sekitar 30 persen per tahun sedangkan untuk korporasi antara 8-11 persen per tahun. [mad/ant]
Sumber: http://skalanews.com/berita/detail/143182/Perindo-Bakal-Dirikan-BPR 
 

 
  • Perindo Banjarnegara © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes